Senin, 08 Juli 2019

Cara Menghilangkan Bau Rokok Dalam Mobil

Cara Menghilangkan Bau Rokok Dalam Mobil

Merokok di dalam mobil tentu akan meninggalkan bau yang tidak sedap bagi sebagian orang di dalam mobil.

Cara terbaik untuk mencegahnya tentu saja dengan tidak merokok lagi di dalam mobil. Namun, jika cara itu dianggap sulit, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bau asap rokok:

1. Dianginkan

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menghilangkan bau rokok di dalam kendaran adalah membersihkannya.

Berkendaralah ke area terbuka kemudian buka jendela kendaraan. Singkirkan barang-barang yang menghalangi udara masuk dan buang sampah-sampah dari dalam kendaraan.

Biarkan udara masuk membersihkan abu yang mengendap di dalam kendaraan.

2. Bersihkan seluruh permukaan

Hal berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah lepaskan penutup jok dan karpet lalu bersihkan setiap sudut kendaraan menggunakan vacuum cleaner atau pembersih lainnya untuk membersihkan abu rokok dari sudut-sudut tersembunyi.

Bersihkan penutup jok, baik dengan memasukannya ke binatu atau mencuci sendiri, dan karpet kendaraan secara terpisah setelah diangin-anginkan di bawah matahari selama beberapa waktu.

3. Cuci semua permukaan

Kombinasikan cuka putih dan air dengan rasio 1:1 lalu semprotkan pada kain penutup jok. Kemudian, gunakan kain microfiber untuk mengelap bagian tersebut, interior samping, setir mobil, dashboard, dan lainnya.

Kamu juga bisa menggunakan pembersih kaca untuk menghilangkan semua residu rokok pada jendela dan kaca depan.

4. Atur udara masuk dan keluar

Nyalakan mesin kendaraan, atur kipas pada level tinggi dan AC pada temperatur terendah.

Buka jendela dan biarkan aroma rokok perlahan keluar dari kendaraan

Dengan kipas dan AC dalam kondisi nyala, semprotkan penghilang bau ke dalam kendaraan. Ulangi prosesnya, namun kali ini aturlah udara menjadi hangat sebelum menyemprotkan kembali penghilang bau.

5. Lakukan tindakan drastis

Meskipun berbagai tahapan telah dilakukan, bau rokok dalam kendaraan mungkin saja masih tersisa dan mustahil untuk dihilangkan.

Jika kamu menghadapi masalah ini, cobalah lakukan tindakan yang lebih terukur. Misalnya, mengganti kain pelapis jok, plafon atap mobil atau karpet.

Jika baunya justru seperti bau kayu yang dibakar dan bukan asap rokok, kamu bisa mencoba memindahkan mobilmu ke area terbuka dengan kondisi jendela terbuka untuk membiarkan udara masuk dan keluar dengan lancar.

Setelah beberapa saat, percikkan soda pengembang ke karpet dan alasnya sebelum dibersihkan. Cara lain adalah menyewa jasa pembersihan.

Sabtu, 15 Juni 2019

Keuntungan Belanja Online di Era Milenial

Keuntungan Belanja Online di Era Milenial

Tadak dapat dipungkiri lagi jika sekarang ini gaya belanja masyarakat Indonesia telah beralih dari bertransaksi secara konvensional, sekarang masyarakat kita menyukai belanja melalui online. Fenomena belanja online sedang terjadi di Indonesia dan salah satu faktornya yaitu pertumbuhan e-commerce yang juga semakin pesat yang terbantu oleh perkembangan jaman yang semakin canggih.  

Tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan Online Mall memang dipicu oleh kemajuan teknologi. Namun tak hanya itu, belanja online juga makin diminati karena menguntungkan pelakunya dari segi finansial. Lalu apa saja alasan yang membuat orang lebih suka belanja online? Berikut telah kami susun berbagai alasannya.  

Hemat waktu dan tenaga
Lalu lintas yang kian macet membuat semua orang harus melalui perjuangan berat untuk berpindah tempat. Tak heran jika belanja online kini dijadikan pilihan oleh mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk belanja di pusat perbelanjaan. Tanpa perlu repot melewati kemacetan untuk sampai di suatu pusat perbelanjaan, kamu bisa memperoleh barang yang diinginkan hanya dengan mengakses internet melalui smartphone kesayangan.

Kamu juga tak perlu mengeluarkan tenaga untuk keluar rumah, mengantre di kasir, hingga menenteng banyak barang di pusat perbelanjaan. Melalui belanja online ini, kamu bisa melihat-lihat barang hingga bertransaksi kapanpun dan dimanapun kamu berada, lalu barang yang dibeli diantar langsung ke alamatmu. Pastinya hemat waktu dan tenaga kan?

Tersedia banyak promo
Meningkatnya perkembangan e-commerce membuat pelaku toko online memberikan banyak promo untuk memikat pelanggan. Berbagai macam promo yang ditawarkan berbagai tempat belanja inilah yang membuat banyak orang menggandrungi bertransaksi melalui dunia maya. Jenis promo yang ditawarkan oleh pelaku bisnis online juga beragam, mulai dari berupa potongan harga, poin reward yang bisa ditukarkan, hingga voucher belanja.

Belanja online akan menjadi lebih hemat jika kamu pandai memaksimalkan kartu kredit. Karena selalu ada promo dan point rewards serta cicilan 0% yang bisa membuat belanja online menjadi lebih hemat. Tak perlu khawatir bila kamu belum punya kartu kredit.

Lebih banyak pilihan pembayaran
Seperti yang telah disebutkan di atas, banyak pelaku bisnis online yang bekerja sama dengan bank dan lembaga multifinansial sebagai partner pembayaran. Hal inilah yang membuat banyak toko online atau e-commerce yang menyediakan layanan cicilan, baik dengan kartu kredit, atau cicilan tanpa kartu kredit. Tanpa harus mengeluarkan dana yang besar, kamu bisa membeli barang yang diinginkan dengan cara mengangsurnya.

Punya varian barang yang lebih lengkap
Kamu pernah mendatangi sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli sesuatu, tapi pulang dengan tangan kosong karena barang yang dicari tidak ada? Toko konvensional memang seringkali tidak selengkap toko online. Mengingat pelaku bisnis online datang dari seluruh Indonesia bahkan dari penjuru dunia, kamu bisa mencari barang darimana saja, hingga mancanegara sekalipun. 

Bisa membandingkan harga barang
Apabila kamu berbelanja produk yang diinginkan di toko konvensional, pastinya akan sulit untuk membandingkan satu produk dengan produk lainnya. Lain halnya dengan di toko online, kamu tinggal membuka beberapa toko online sekaligus, mencari barang yang mau dibeli, lalu bandingkan harganya satu per satu. 

Mau cara yang lebih mudah lagi? Saat ini banyak situs pembanding e-commerce. Bukan hanya dari segi harga jual, tapi kamu juga bisa bandingkan promo yang sedang berlangsung di masing-masing e-commerce, sehingga mendapat penawaran terbaik.

Senin, 13 Mei 2019

E-Gamelan Bakal Dimainkan di UNESCO

E-Gamelan Bakal Dimainkan di UNESCO

Alat musik gamelan digital, yang dapat dimainkan melalui perangkat tablet, karya mahasiswa asal Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang bakal unjuk gigi di tingkat dunia.

Rencananya, musik dagelan yang dimainkan dari aplikasi "e-gamelanku" itu bakal diperdengarkan di markas besar United Nations Educational, Scientific dan Cultural Organization (UNESCO) di Prancis.

Kelompok pemusik yang menggunakan "e-gamelanku" bakal tampil di UNESCO pada Juni dan Juli 2018 mendatang. Mereka akan bermain di dalam festival bertajuk ‘Dances And Music of The World’.

Rektor Udinus Edi Noersasongko menjelaskan, e-Gamelanku merupakan salah satu inovasi dari kampusnya untuk melestarikan kesenian di Indonesia. Ia menilai, alat musik dari Indonesia mulai menghilang di tengah perkembangan zaman.

Oleh karena itu, pihaknya menciptakan aplikasi pada salah satu alat musik agar bisa terjaga eksistensinya.

"Melalui E-Gamelanku ini bisa jadi semangat baru bagi gamelan di Indonesia. Kami bangga Egamelanku diundang di UNESCO. Harapan kami tentu agar E-gamelanku jadi ikon bagi Indonesia,” kata Edi, Senin (19/3/2018) di Semarang, Jawa Tengah.

Edi menerangkan, UNESCO secara khusus meminta pihak Udinus mempersiapkan agar E-gamelanku dapat tampil di acara tersebut. Rencananya, rombongan pemsuk e-gamelanku juga bakal mampir di Animation Park Disneyland dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris, Prancis.

Kepala Humas Udinus Agus Triyono menambahkan, dalam festival Dances And Music of The World’ akan dinyanyikan delapan buah tembang Jawa.

Udinus pun menyiapkan setidaknya 30 orang yang terdiri dari 15 mahasiswa dan 15 dosen. Mereka saat ini tengah mempersiapkan tampil di UNESCO.

“Ini misi melestarikan budaya Indonesia di kancah internasional,” ucapnya.

Sebelum di markas UNESCO, kelompok pemusik e-gamelanku juga pernah tampil di festival di Taiwan dan Singapura. Aplikasi itu juga telah mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual atau HAKI dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

E-gamelan dikembangkan atas hibah penelitian dari Dikti yang diberikan pada tahun 2009-2010 lalu. Koordinator tim e-gamelan, Tyas Catur Pramudi menjelaskan, gamelan elektronik diciptakan secara berkala. 

Untuk memperoleh suara gamelan secara baik, timnya pertama kali melakukan proses perekaman gamelan pusaka dari Keraton Surakarta dan Yogyakarta. Dua keraton itu dinilai sebagai simpul pelestari gamelan yang masih ada hingga saat ini.

“Tujuan kami ingin meningkatkan sikap afektif anak muda, sehingga bisa diarahkan mengenal gamelan,” kata Catur.

Pengembangan gamelan digital menjadi penting lantaran saat ini semakin jarang ditemukan. Selain itu, gamelan relatif mahal, serta tidak semua pihak memiliki.

Beberapa alunan gamelan berhasil dinyanyikan antara lain lantu,ran Saron, Peking, Bonang Barung, Bonang Penerus, Gong, Kenong, Demung dan Slenthem. Semua suara itu disetel dari dalam layar perangkat tablet.

Senin, 15 April 2019

NASA Minta Warga Kirim Foto Awan, Ada Apa?

NASA Minta Warga Kirim Foto Awan, Ada Apa?

Mulai 15 Maret kemarin, hingga 15 April 2018, NASA mengajak seluruh penduduk dunia untuk mengambil gambar awan.

Program ini merupakan proyek NASA bersama GLOBE (Global Learning and Observations to Benefit the Environment), guna membantu memvalidasi data satelit di dalam formasi awan.

Tak perlu peneliti ulung, program ini bisa dilakukan siapa saja. NASA merekomendasikan bagi partisipan untuk menunggu sekitar 10 hingga 15 menit untuk melakukan pengamatan perubahan atmosfer.

Lalu, ambil foto awan melalui aplikasi GLOBE Observer, dengan maksimal 10 foto per hari.

Aplikasi GLOBE Observer sudah bisa diunduh di App Store bagi perangkat iOS di tautan berikut, dan Google Play Store untuk perangkat Android, di tautan ini.

Nantinya, peserta dengan pengamatan awan terbanyak akan diberi apresiasi oleh NASA dalam sebuah video, yang akan diunggah dalam situs GLOBE Program dan media sosial NASA.

"Kita kan sedang menuju musim semi dari musim dingin, jadi tipe badai akan berubah, yang mana juga akan mengubah tipe awan", jelas ketua tim GLOBE Clouds, Marilé Colón Robles.

Untuk apa foto awan?

Data awan ini nantinya akan digunakan bagi para peneliti untuk memvalidasi data dari enam instrumen pengamatan Bumi, yang disebut sebagai Clouds and the Earth’s Radiant Energy System (CERES).

Meskipun instrument yang terpasang di CERES sudah menggunakan teknologi termutakhir, Senin (19/3/2018), tetap tidak mudah bagi para peneliti untuk mengidentifikasi secara tepat, semua jenis-jenis awan di foto mereka.

Misalnya, sulit membedakan ketipisan awan cirrus tipis dan tipis dari salju, karena keduanya dingin dan cerah. Terlebih, saat awan cirrus berada di atas permukaan salju atau ketika salju turun.

Salah satu solusinya adalah, melihat citra satelit dari area tertentu dan membandingkannya dengan data yang dikumpulkan dari warga dunia, yang mengirim gambar awan dari daerahnya masing-masing.

Pengamatan lapangan dari penduduk dunia, sangat dibutuhkan saat ini karena para penelilti sedang melakukan verifikasi data dari instrumen CERES yang baru.

Senin, 11 Maret 2019

Mengukur Kesiapan Indonesia Sebagai Kiblat Fesyen Dunia 2025

Mengukur Kesiapan Indonesia Sebagai Kiblat Fesyen Dunia 2025

Pemerintah Indonesia melalui cetak birunya beberapa tahun lalu sempat membuat target progresif di bidang fesyen dunia. Target tersebut adalah membuat Indonesia menjadi acuan tren fesyen dunia di 2025.

Tahun 2025 semakin dekat. Apakah target tersebut kian realistis atau justru sebaliknya?

Desainer ternama Ali Charisma menilai target tersebut sebetulnya tak terlalu muluk. Dalam hal ini, Indonesia menurutnya memiliki 'pekerjaan rumah' untuk membuat busana yang tak 'kebarat-baratan' dan khas Indonesia.

Sehingga, ke depan Indonesia bisa mencetak desainer-desainer berkelas namun tak melulu diukur dari partisipasinya di ajang-ajang mode tingkat dunia di luar negeri. Melainkan justru desainer ternama dunia yang datang ke Indonesia untuk melihat tren mode.

"Goal saya ke depannya, pelaku industri luar melirik Indonesia untuk beli dan datang ke sini. Kalau itu terjadi, Indonesia bisa jadi salah satu pusat mode dunia," ujar National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) itu.

Di samping itu, untuk menuju ke sana Ali melihat pekerjaan rumah lainnya adalah bagaimana para desainer dan pengrajin semakin mempererat kerjasamanya dalam menghasilkan produk fesyen. Keduanya harus bekerjasama dalam memaksimalkan kekayaan Indonesia yang luar biasa.

"Harusnya kolaborasi untuk mewujudkan suatu produk. Karena kadang desainer keren, tapi enggak didukung artisan yang bagus," kata Ali.

Busana muslim menjadi salah satu andalan Indonesia di gelaran mode tingkat internasional. Saat ini semakin banyak desainer busana muslim, atau yang sering dikategorikan sebagai modest fashion, yang memamerkan karyanya di luar negeri.
Namun, para desainer modest fashion tanah air pun menghadapi tantangan tersendiri. Desainer Itang Yunasz mencatat salah satunya adalah bagainana koleksi modest wear yang dibuat para desainer tanah air bisa memiliki 'look' alias tampilan yang internasional.

Bisa juga dengan mempertimbangkan musim di negara empat musim.

"Jadi jangan buat busana muslim yang diperuntukan hanya untuk segmen Indonesia. Kayak etnik, jangan 100 persen etnik Indonesia dibawa. Mungkin ada sedikit sentuhan yang bisa dijual di dunia internasional," ujar Yongki beberapa waktu lalu.

Dari sisi pemerintah daerah, salah satu pekerjaan rumahnya adalah mengenai kesiapan pengrajin lokal. Terlebih banyak desainer yang memakai bahan dasar kain lokal untuk karya busananya dan mengajak para pengrajinnya untuk bekerja sama.

Novita Hardini, istri Pelaksana Tugas Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, semat mewanti-wanti para pengrajin lokal di wilayah Trenggalek untuk siap memproduksi berkali-kali lipat lebih banyak untuk mengantisipasi permintaan yang membludak.

Terutama motif-motif yang dibawa ke pekan mode dunia. Kain Trenggalek sebelumnya sempat menjadi salah satu kain daerah yang dibawa ke London Fashion Week 2018 oleh desainer busana muslim Lia Afif.

Di luar itu, para pengrajin daerah juga diharapkan siap untuk permintaan jangka panjang.

Novita menjelaskan, para pengrajin biasanya hanya mampu menghasilkan selembar kain batik dalm seminggu. Ia pun berharap jumlah itu bisa ditingkatkan.

"Jadi kalau ada permintaan banyak saya bilang ke para pengrajin kalau bisa seminggu tiga batik," katanya.

Dengan bertumpuk pekerjaan rumah di bidang fesyen tersebut, apakah target menjadi pusat mode dunia di 2025 bisa tercapai sesuai target?

"Tidak terlalu muluk, tapi saya melihat realitas di pasar dan kami (desainer) melakukan yang terbaik. Kalau tidak tercapai ya kita kejar. Kan PR-nya lebih banyak ke pemerintah," kata Ali Charisma.

"Tapi bagi saya, bagaimana desainer mencerminkan fesyen Indonesia tapi tetap bisa diterima baik di dalam maupun luar negeri," tegasnya.